Gelar Reses III, Tahun 2026, Di Mantuil. Hj. Masriah : Tidak Hanya Menampung Aspirasi Tapi Harus Menjadi Realisasi
Banjarmasin, Pusat Kota News. Com - Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Selatan, Hj. Masriyah, S.Pd.,dari Partai Demokrat menggelar kegiatan Reses III Tahun 2026.
Pertemuan tatap muka yang bertujuan untuk menyerap aspirasi konstituen ini dilaksanakan di Jalan Tembus Mantuil, Komplek Aldi Citra Persada, Banjarmasin, pada Kamis, (22/10).
Dalam pertemuan tersebut, warga Jalan Tembus Mantuil menyampaikan sejumlah keluhan mendasar mengenai kesejahteraan sosial , infrastruktur jalan , penerangan lampu jalan , naik nya tarif PDAM, BPJS , hingga masalh Desil.
Dalam menyerap Aspirasi masyarakat Hj.Masriyah.S.Pd banyak mendengar keluhan warga yang rumitnya akses dan prosedur untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), karena masih banyak nya masyarakat yang tidak mengetahui kenaikan angka Desil sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan merasa kesulitan mendapatkannya.
Tidak hanya Bantuan Langsung Tunai , naik nya harga bayar Tarif PDAM akibat Angka Desil yang tidak sesuai dengan fakta dilapangan juga jadi Pokok pikiran(Pokir) Hj.Masriyah.S.Pd
Menurut warga Kenaikan tarif ini ditengarai terjadi akibat adanya perubahan atau kenaikan pengelompokan angka desil (data tingkat kesejahteraan) warga, yang berdampak langsung pada penyesuaian golongan tarif air bersih mereka.
Perwakilan dari Dinas Sosial(Dinsos) Norma , menjelaskan , masyarakat bisa langsung mencek data nya melalui aplikasi situs resmi Cek Bansos dan mengajukan pembaharuan apa bila terjadi ketidak sesuaian antara data yang tercatat dan kondisi dilapangan."ujar Norma
Iya juga menjelaskan kategori yang diprioritaskan mendapatkan Bansos program pemerintah antara lain kelompok Desil 1 sampai 4." Papar Norma
Sementara itu dari pihak perwakilan dari PDAM juga menjelaskan terjadinya sulit nya air bersih diakibatkan turun nya debit air dan masih tinggi nya kadar garam pada air.
"Untuk masyarakat yang merasa ketidak sesuaian antara tarif harga pemakaian bisa langsung berkoordinasi dengan pihak PDAM setempat" pungkas nya.
Menanggapi keluhan tersebut, H. Masriyah berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar kendala pendataan bansos serta penyesuaian tarif air bersih dapat dievaluasi demi meringankan beban ekonomi warga setempat.
Hj.Masriyah.S.pd juga sempat memberikan himbauan sebagai bentuk kepedulian anggota legislatif kepada masyarakat yang terdampak kabut asap karhutla agar selalu menjaga kesehatan dan gunakan masker saat beraktifitas di luar rumah.
(den)
Related Articles